16 December 2016

The Scarecrow and His Servant by Philip Pullman




Judul Asli: The Scarecrow and His Servant
Judul Terjemahan: Si Boneka Jerami dan Pelayannya
Pengarang: Philip Pullman
Ilustrator: Peter Bailey
Jenis: Fiksi, Fantasi
ISBN: 978-979-22-5146-3
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2004 (Edisi Asli) / 2009 (Edisi Terjemahan Indonesia)
Jumlah Halaman: 200++ (Edisi Terjemahan Indonesia)


BLURB

Suatu malam, hujan badai menerpa. Petir menyambar sebuah boneka jerami, dan tahu-tahu boneka itu hidup!

Maka dimulailah kisah si boneka jerami, yang meski berotak kacang polong, namun punya ide-ide cemerlang. Ia bertemu Jack, anak laki-laki yang setia menemaninya. Berbagai petualangan seru mereka alami: bertemu gerombolan perampok, terombang-ambing di laut, menghindari akal-akalan keluarga Buffaloni. Tujuan mereka adalah Spring Valley, tempat menakjubkan yang tertulis di hati si boneka jerami.

***



Inilah kisah si boneka jerami.

Pada suatu hari, si boneka jerami yang sedang tergantung di sebuah lahan, dihantam oleh petir dan dalam sekejap mata si boneka jerami tiba-tiba hidup. Hal pertama yang dia lakukan setelah hidup adalah berteriak meminta tolong dan dia berhasil dilepaskan dari kaitannya oleh Jack

Jack merupakan seorang anak yatim piatu. Setelah membantu si boneka jerami, Jack setuju untuk menjadi pelayan si boneka jerami dan bersedia berpetualang melakukan perjalanan bersama. Mereka menuju ke Spring Valley, tempat yang selalu ada di hati si boneka jerami. Sejak itulah, petualangan mereka dimulai.

Si boneka jerami sangat murah hati. Dia juga pemberani dan berjiwa petualang. Sayangnya, dia tidak pintar. Inilah yang membuat mereka sering salah arah dan akhirnya membuat mereka terjerumus ke dalam kisah petualangan seru dan lucu, sekaligus berbahaya. Mereka berdua seringkali harus melarikan diri di sebuah pedesaan, bertempur dengan perompak, dan terjebak di kapal yang karam. Mereka tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang dikejar oleh pengacara keluarga Buffaloni. Keluarga Buffaloni merupakan tokoh jahat yang tidak pernah menginginkan mereka kembali ke Spring Valley. Mereka mencemari air di Spring Valley dan boneka jerami beserta Jack berjuang untuk melawannya.


***


Banyak yang membandingkan karya Pullman ini dengan karya lain yang sejenis. Misalnya, Dr. DolittleThe Wizard of Oz, dan Pinocchio. Ketiganya merupakan kisah klasik yang menceritakan petualangan penuh fantasi, beserta segala intrik dan konflik yang dihadapi oleh para tokoh utama dalam menyelesaikan perjalanan atau petualangan tersebut.

Philip Pullman, saat mempublikasikan tulisan ini, masih berkutat dengan trilogi His Dark Materials -- serial dengan genre yang jauh berbeda dengan The Scarecrow and His Servant. Hal ini membuat Pullman menuai banyak sekali pujian karena dianggap mampu menuliskan ide-ide luar biasa di buku anak ini dan mengembalikan kejayaan karya-karya klasik anak-anak, mampu menuliskan karya yang berbeda dengan genre yang berbeda, dan The Scarecrow and His Servant dianggap setara dengan karya-karya klasik yang dimaksud tersebut.

Saya sendiri sangat menyukai buku ini. Kisah si boneka jerami dan Jack yang melakukan petualangan memang terdengar klise, banyak sekali buku petualangan anak dengan alur yang serupa. Namun, poin plus yang saya berikan kepada Pullman adalah... terlihat sekali bahwa dia memang mendedikasikan dirinya dalam membuat buku anak-anak. The Scarecrow and His Servant juga dilengkapi dengan ilustrasi menarik, meski hanya berwarna hitam-putih.

Buku ini juga cocok untuk dibaca oleh anak dari segala usia. Di sini, tokoh si boneka jerami merupakan tokoh dewasa, yang menjadi panutan bagi Jack. Sementara Jack sendiri, digambarkan sebagai anak yang meski pintar tetapi mudah putus asa.

Ada sebuah adegan, yang sangat saya sukai. Di adegan tersebut, boneka jerami berperan untuk menenangkan Jack yang putus asa, dengan cara menanamkan optimisme dan harapan.

Sebuah adegan, yang bagi saya, sangat menggambarkan bagaimana seharusnya orang dewasa bersikap saat melihat anak-anak putus asa ketika mengalami kegagalan. Serta, bagaimana kita, sebagai orang dewasa, juga harus selalu menumbuhkan dan memberikan contoh langsung saat mengajarkan optimisme dan harapan kepada anak.

Di adegan tersebut, boneka jerami dan Jack terdampar di sebuah pulau tropis (p. 118-119). Sebuah pulau yang kecil, dan saking kecilnya, mereka dapat melihat hingga ke ujung pulau.

"Jangan putus asa," kata si  boneka jerami. "Aku akan memikirkan sesuatu".

Saat itu Jack juga berusaha supaya mereka tidak mati kehausan. Dia berjalan ke sana, ke mari, tapi tanpa hasil. Tidak ada sungai, kolam, dan sumber air lainnya. Dia menemukan buah-buahan, berpikir mungkin buah-buahan tersebut berair, tetapi buah-buahan itu ternyata sangat asam dan pahit. Dia melihat daun dan berharap siapa tahu di daun tersebut ada tetesan embun, tetapi ternyata daun-daun yang ia temukan kering, terkulai, berbulu, tipis, atau berduri. 

Tidak ada satupun usahanya untuk menemukan air yang berhasil. Begitu pula saat dia memanjat pohon kelapa dan selalu gagal, mencoba cara lain pun tetap gagal. 

Di puncak segala usahanya yang terus menerus tidak menampakkan hasil itu, Jack akhirnya menangis. Dia lapar, sedih, dan takut. Jack membayangkan dia akan mati dan hanya tersisa tulang belulang, serta boneka jerami akan mengalami kesulitan dan penderitaan karena tidak ada lagi yang akan menjadi pelayannya.

Di situlah boneka jerami menenangkan Jack dan menanamkan optimisme ke dalam diri Jack.

"Oh, Jack, Jack, Nak!"
"Jangan bersedihHidup dan harapan, kau tahu! Hidup dan harapan!"


Setelah mengajarkan tentang optimisme, kita juga diajak untuk tetap bersemangat dan berusaha keras lewat bagaimana boneka jemari mengajarkan Jack untuk menjaga daya juangnya dalam menemukan air (p. 120-125).

"... Aku berharap ada sungai sungguhan di sini."
"Kalau begitu kita hanya perlu menggali sumur, Jack. Kemungkinan ada air di bawah sini ...."

Dan Jack langsung mengambil tongkat, mengorek, mencungkil, dan berjuang di tanah. Sampai tiba-tiba dia merasakan kejanggalan dan voila! ada harta karun yang dia temukan.

Penggambarannya cukup realistis. Memang masih ada unsur fantasi di situ. Tetapi kita mendapatkan intinya. 

Boneka jerami memperlihatkan kepada Jack bahwa dari usahanya untuk menggali sumur demi mendapatkan air, dia bahkan juga mendapatkan harta karun. Artinya, Pullman mengajak kita untuk berpikir bahwa dari usaha apapun yang kita lakukan demi mencapai apa yang kita inginkan, kita tidak saja akan mendapatkan hasil sesuai yang diharapakan. Kita juga bahkan bisa mendapatkan lebih dari itu, kita bisa mendapatkan "buah" dari segala "benih" yang kita tanam.

Ibaratnya, seperti saat kita menanam sebuah pohon dan merawatnya dengan baik. Pada akhirnya, kita tidak hanya akan mendapatkan sebuah pohon. Kita juga bisa menikmati buah yang dihasilkan dari pohon tersebut, menikmati kerimbunan dedaunan yang menjaga kita dari terik matahari, bahkan melindungi kita dari hujan.

Semangat seperti itulah yang saya rasakan ketika membacanya. Bahkan, boneka jerami juga mengajarkan bahwa kita bukan hanya harus berpikir kreatif, namun juga berusaha dengan kreatif demi mencapai apa yang kita inginkan.

Boneka jerami melihat Jack begitu kelaparan, sehingga dia mengizinkan Jack untuk memakan lobak yang ada di atas bahu boneka jerami. Di sini, saya melihat bahwa boneka jerami juga mengajarkan tentang pengorbanan (p. 126-129) dan ini yang banyak kita lihat terjadi di dalam kehidupan sehari-hari kita, terutama sama orang tua berkorban jiwa dan raga untuk dapat menghidupi anak-anak mereka selayak yang mereka mampu. Narasinya berbentuk fantasi, tetapi penyampaian analoginya, lagi-lagi, sungguh realistis. 


Nah...
Kembali lagi ke kisah Tuan boneka jerami dan pelayannya yang bernama Jack...


Berhasilkah boneka jerami dan Jack menyelesaikan perjalanan mereka dan melawan Buffaloni?

Mampukah boneka jerami mengingat kembali rahasia masa lalunya, yang ada kaitannya dengan bagaimana dia dapat tercipta pertama kali dan ini juga menjawab kenapa keluarga Buffaloni begitu terobsesi untuk mencelakainya? 

Bagaimana kerjasama antara Jack yang pintar dan boneka jerami yang baik hati saat berusaha menyelesaikan petualangan mereka?

Overal 5/5



Cheers!
Have a blessed-day!