24 December 2016

Bagaimana Harus Memulainya? - Tanya Jawab Antara Anak, Remaja & Orangtua Seputar Seksualitas by Bunga Kamase Kobong


Judul: Bagaimana Harus Memulainya? - Tanya Jawab Antara Anak, Remaja & Orangtua Seputar Seksualitas
Pengarang: Bunga Kamase Kobong
Ilustrator: Nicholas WAP (Kobam)
Jenis: Non Fiksi, Materi Sex Education
ISBN: 979-99562-0-X
Penerbit: Sahabat Peduli bekerjasama dengan Embassy of Finland
Tahun Terbit: 2007 (Cetakan 2)
Jumlah Halaman: 119++


Kak, kalau ngomong seks dosa nggak?

Membicarakan seks atau mencari informasi yang benar tentang seks bukanlah dosa. Yang salah adalah apabila kita memakai seks untuk tujuan yang tidak baik dan melawan peraturan agama maupun nilai dalam masyarakat.

Anak saya 6 tahun laki-laki sudah terima surat cinta dari temannya. Bagaimana menjelaskannya?

Bertanyalah kepada anak, apa yang ia mengerti bila seseorang menerima surat cinta. Bagaimana perasaannya? Kembalilah kepada kesepatakan dan peraturan keluarga, tentang usia berapa anak boleh terlibat dalam hubungan cinta. Jelaskan dengan sabar apa konsekuensi suatu hubungan, bertanyalah kepada anak ia siap menjalani konsekuensi itu.


Dan masih ada 100an tanya-jawab lainnya yang ada di buku ini. Konsepnya lebih abstrak, beberapa hal dibebaskan kepada kita bentuk jawaban-jawabannya. Bukan yang lebih jelas dan konkrit seperti yang ada di buku Ngobrol Soal Tubuh dan Seksualitas dan EnSexclopedia. Baru di bagian akhir, ketika sampai di pembahasan mengenai bagaimana orangtua atau orang dewasa mendampingi anak-anak mereka, barulah ada penjelasan lebih konkrit.

Misalnya, ketika memberikan bimbingan, pengetahuan, dan keterampilan kepada anak supaya mereka menjaga diri sendiri, penulis memberikan beberapa hal yang dapat ditanamkan sejak dini kepada anak:
  1. Hanya ibu atau dokter, apabila kamu sakit, yang boleh membuka melepaskan pakaian kamu, menyentuh dan memeriksa bagian pribadi tubuhmu.
  2. Jangan pernah mau diajak ke tempat yang sepi oleh siapapun.
  3. Apapun yang kamu alami, ceritakan kepada ibu atau ayah.
  4. Apabila ada orang yang mengancam kamu, siapapun orang itu, beritahu ibu dan ayah.
  5. Jangan menerima uang atau permen atau apapun dari orang yang tidak kamu kenal.

Dicontohkan pula beberapa ajakan-ajakan berbahaya yang sebaiknya dihindari oleh anak-anak, berikut alasan yang dapat dikemukakan oleh orangtua kepada anak-anak.
  1. Jalan-jalan berdua, pulang sekolah tanpa memberi tahu orangtua (tidak disiplin)
  2. Mengajak masuk kamar ketika orangtua tidak ada (menakutkan/mencurigakan)
  3. Meraba-raba tubuh (merugikan/melanggar kesopanan)

Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan permainan kartu, sebagai alat bantu untuk membahas isu seputar seksualitas ini.

Buku ini terasa lebih sederhana bagi saya. Memang ada banyak sekali tanya-jawab yang dimasukkan, tetapi bukan pembahasan yang cukup detail. Jadi, buku ini bisa digunakan sebagai pengantar saja. Selebihnya memang kita seperti diajak untuk mencari tahu lebih banyak lagi.

Ada beberapa gambaran pertanyaan-pertanyaan yang ditulis langsung oleh anak-remaja. Misalnya:
  1. Koq bisa ada homo dan lesbi?
  2. Apakah menelan sperma bisa menyebabkan kehamilan?
  3. Apa yang disebut ML?
  4. Kalau biji jeruk masuk ke dalam penis ada pengaruhnya nggak sih?
  5. Bu, apakah pengobatan tradisional bisa memperbesar alat kelamin? Boleh gak?
Nah lho...

Kalau kita ditanyakan hal-hal seperti itu akan menjawab ya?

Hmm...

Cheers!
Have a blessed-day!















#SexEdu

Beberapa buku yang saya gunakan sebagai referensi ketika memberikan sex education kepada anak dan remaja.
  1. Partisipatory Research on Commercial Sexual Exploitation
  2. HIV & AIDS
  3. Ngobrol Soal Tubuh dan Seksualitas 
  4. EnSexclopedia
  5. Bagaimana Harus Memulainya?  
  6. Porno!