02 November 2016

You Are My Moon by Rompaeng


BLURB

Darika
Seorang gadis anak pengurus kuil sederhana. Hidupnya tiba-tiba berubah 180 derajat ketika seorang bangsawan kaya memintanya untuk bekerja sebagai bodyguard-nya. Tugas gadis itu adalah untuk melindungi sang bangsawan dari istri centil sahabatnya.

Juntharakan
Seorang bangsawan tampan yang masih lajang. Dia mempekerjakan gadis sederhana yang blak-blakan dan cerdas itu sebagai sekretaris pribadi sekaligus bodyguard-nya, tapi kenapa jantung Juntharakan selalu berdetak lebih kencang ketika berdekatan dengan gadis itu?


***


Ceritanya, sih, klise. Khas cerita tentang laki-laki dari keluarga pengusaha kaya raya yang jatuh cinta pada perempuan dari keluarga miskin. Tipikal Cinderella-stories lainnya. Narasinya juga agak kaku atau gimana, ya. Mungkin karena saya tidak terbiasa dengan novel fiksi Thailand juga. Kalau lakorn dan Thai movies sih sering menontonnya... 

Meski demikian, poin positif untuk buku ini adalah karakter-karakternya. Setiap karakter digambarkan tidak sekadar hitam dan putih, tidak ada orang tua kaya yang super rese terhadap orang miskin yang dekat dengan anaknya, tidak ada orang tua miskin yang money oriented, tidak ada laki-laki kaya yang tsundere ala ala apalah itu, dan bahkan si perempuan bitchy pun pada akhirnya tetap digambarkan memiliki otak, perasaan, dan harga diri. 

Karakter utama perempuan di sini juga digambarkan memiliki prinsip; biar miskin dan suka uang (siapa yang tidak suka uang by the way? Hahaha), tapi tetap punya prinsip yang harus dianut dan harga diri yang harus dijaga. Saya suka, saya suka.

Karakter favorit saya adalah Dao tua. Ya ampun. Karakter yang menilai orang lain benar-benar fair berdasarkan skills dan karakter orang tersebut. Kalau sudah kepo subhanallah, ya, tidak ingat umur koplak-nya hahahaha. Kalau sudah membela orang juga dibela tanpa syarat, dan habislah lawan yang dianggapnya cari masalah itu...


Kisahnya memang bernuansa romance dengan bumbu komedi. Tipikal komedi romantis yang banyak bermunculan di Thai movies itu lho.

***

Secara umum, saya agak susah dalam mengingat isitilah-istilah berbahasa Thailand. Itulah sebabnya, ketika menonton Thai movies maupun lakorn, biasanya saya tidak mengingat nama maupun istilah yang mereka sebutkan di sana. Nah, di buku ini saya mendapatkan beberapa gambaran. Misalnya, untuk panggilan "Khun", yang ternyata artinya tepat seperti dugaan saya; panggilan Kakak (baik untuk perempuan maupun laki-laki), serta bisa juga menjadi panggilan bagi orang-orang yang memiliki status sosial tinggi. Penjelasan ini ada di footnote nomor 7 di dalam buku You Are My Moon.

Omong-omong tentang footnotes, di dalam buku ini memang bertabur footnotes. Jadi, ini memudahkan pembaca untuk lebih memahami istilah-istilah yang tertera di dalam cerita. Apalagi, kisah di dalam buku You Are My Moon melibatkan kalangan bangsawan, yaitu keluarga Juntharakan. Jika kita berbicara mengenai istilah kebangsawanan, pasti ada banyak sekali sebutan yang harus kita ucapkan ketika berhadapan dengan mereka. Saya sendiri lebih familiar dengan silsilah Peerage of England, bermodalkan sering membaca kisah-kisah historical fictions dengan latar belakang keluarga bangsawan Inggris. Hehehe. Makanya, saya lebih familiar dengan titel Duke dan Duchess, Marquess dan Marchioness, Earl dan Countess, Viscount dan Viscountess, Baron dan Baroness, serta Lord dan Lady. Serta lebih familiar pula dengan sebutan Your Majesty dan Your Royal Majesty (King dan Queen), Your Royal Highness dan Your Highness (Crown Prince dan Crown Princess, Your Grace (Duke dan Duchess), maupun Your Excellency (Marquess dan Marchioness, Earl dan Countess, Viscount dan Viscountess, Baron dan Baroness). Dan pastinya, saya tidak familiar dengan titel M.R. maupun M.L. yang ada di buku ini.

Footnotes yang menjelaskan maksud dari titel-titel di atas jelas menjadi sangat membantu. M.R. merupakan singkatan dari Mom Rajawongse, yang berarti Yang Terhormat, yaitu gelar yang diperoleh anak laki-laki putri yang menikah dengan pangeran; gelar dari Ayah Juntharakan, yang memiliki nama lengkap M.R. Juntharapanu Navarat. Sementara, M.L. merupakan singkatan dari Mom Luang, yang artinya Yang Terhormat, yaitu gelar yang diperoleh keturunan terakhir raja, dan diberikan kepada anak laki-laki dari M.R.; gelar dari Juntharakan -- M.L. Juntharakan Navarat.

Hakh!

Baru mencoba menuliskan kembali dua gelar ini saja rasanya jari-jari saya sudah semakin keriting, saking tidak terbiasanya. Hahaha.

Tapi, adanya footnote ini menjadi indikasi sebuah buku adalah buku yang bagus. Kenapa? Karena buku yang bagus akan berusaha memberikan informasi yang belum diketahui oleh pembacanya, supaya isi buku tersebut menjadi lebih mudah untuk dipahami. Personally, saya juga belajar banyak mengenai silisilah kebangsawanan Thailand yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui, selain belajar arti kosakata baru juga terkait vocabulary Thailand yang sebelumnya hanya seriing didengar dari tontonan saja.

Menariknya lagi... You Are My Moon juga memberikan informasi cagar budaya dan festival yang khas di Thailand, melalui narasi ketika tokoh-tokoh kita mengunjungi lokasi-lokasi yang dimaksud. Diberikan juga gambaran mengenai tempat apa itu dan ada apa saja di sana yang khas. Siapa tahu ingin ke Thailand, kan jadi bisa menjadikan lokasi tersebut sebagai referensi yang harus dikunjungi ketika menyusun itinerary. Iya, kan?



Cheers!
Have a blessed-day!