12 June 2014

[THOUGHTS] Kamisan #3 - Endorfin: That Moment, When I First Knew You


"I'm a fan. I'm a fan of you since the first time I knew you..." aku menjabat tangannya, yang kali ini benar-benar dapat aku temui secara langsung. Berhadapan dengannya di momen yang privat seperti ini, terus terang, membuatku sedikit gugup. Pertemuan pertama kami, setelah beberapa bulan aku mengenalnya, tentu menjadi pengalaman yang berharga bagiku.

Aku melihatnya tersenyum; sungguh senyuman yang sangat memikat hatiku, "I know it seems too common, it's like mostly your fans out there have done when they met you. But I can't help myself to ask... Emm, if you don't mind... Could you please take a photo with me?"

Aku mengutuki diriku sendiri karena sudah mengucapkan permintaan barusan. Bodoh, bodoh. Aku menjadi tidak tahu lagi harus bersikap seperti apa kepadanya.

"Sure, the pleasure is mine..." jawabnya, ramah dan masih dengan menyunggingkan senyum.

Aku tahu, mungkin dia memang sudah terbiasa bersikap ramah seperti itu kepada para fans di seluruh dunia. Tetapi, tetap saja aku melonjak kegirangan seolah jawaban itu hanya diperuntukkan bagiku seorang. Norak. But, hey! Apa lagi yang bisa dilakukan seorang fan kepada orang yang disukainya?

"Which one of my musics do you like the most?" tiba-tiba dia mengajukan pertanyaan kepadaku.

Okay... Think, think first...

"Well, I like most of them. But, I'll try to pick one... It's really hard.though. Emm..." aku masih berpikir untuk memutuskan mana yang paling aku sukai.

"It's okay, you can say anything. I'll appreciate your honest thoughts. Please, feel free." dia berusaha untuk memuatku nyaman menyatakan pilihan dengan terus tersenyum, masih saja tersenyum memikat. Ya ampun, diberi senyuman itu lagi, bagaimana bisa aku menolak?

"If I have to make a choice... I prefer to pick Relapse as my most favorite one." jawabku, yakin.

"Why?" Ya ampun, ditanya lagi. Aku harus jawab apa ya supaya terlihat mengesankan? Bagaimanapun, aku berusaha untuk memberikan jawaban yang kemungkinan besar akan terasa menyenangkan baginya. Aku tidak mau membuat kesalahan.

"Magnificent.. I love the vibe. Do you know, when you feel really excited every time you creating musics? The same feeling goes to me. I was mesmerized and that was the first time I feel moved by a music... I imagined that, the tones you have brought to your music was really beautifully captivated my heart."

"Wow. Really appreciated."

Is there any others special reason?
Ada, tentu saja ada. Dia adalah alasan aku bisa mencoba untuk bertahan hidup. Jika saja saat itu aku tidak berkenalan dengannya, mungkin aku sudah terjatuh semakin jauh.

"Seductive. Your music is perfectly heaped to all shapes of my mind." aku menambahkan alasanku menyukai Relapse.

"Oh! I forgot one thing..." lanjutku, "Moonlight. I was hooked as well when I first heard the Moonlight. Its rhyme reminds me to Relapse a lot. I wonder then... It haunted me... But in positive way... Somehow, I always have a thought that most of your musics are extremely relaxing and beautiful. And then, Lila! It sounds creepy yet simple and has a deep meaning..."

Aku tidak ingat lagi apa saja kata-kata yang aku keluarkan dari mulutku. Semua mengalir begitu saja. Aku begitu bersemangat untuk terus menyampaikan kepadanya semua yang menurutku sudah selayaknya aku utarakan, kepada dia, laki-laki yang karyanya sangat aku sukai sejak berbulan-bulan yang lalu; sejak pertama kali aku mengenalnya, melalui musik yang dia buat.


***

Close your eyes
Open your heart
Follow me...
I'll be waiting
Let me be waiting
And we will fly like angels
Like an angel
Fly...
I'll be waiting
Fly...
Open your eyes
I love you
I love you
Please...
I'll be waiting 
And we will fly like angels
Like an angel
Find me...
I will see you in my dreams


Find me...

Sumber: Endorphin Music

Aku memicingkan mata. Sinar matahari sore dari balik jendela kamarku begitu silau. Aku baru menyadari bahwa aku tertidur sejak siang tadi, sejak aku pulang kuliah. Alunan musik-musik Endorphin masih bermain lembut memenuhi ruangan kamar.


Have a blessed day!

Howreee!!!

#Kamisan dimulai lagi!!!

Ada sedikit perbedaan formasi di #Kamisan Season 2 ini. Di awal kami ber-12, sejak #Kamisan tema ini kami ber-15, yaitu:
  1. Olih
  2. Devi
  3. Aria
  4. Cikie
  5. Nia
  6. David
  7. Ria
  8. Koto
  9. Adji
  10. Renee
  11. Febi
  12. Adham 
  13. Feti
  14. Kirana
  15. Diah
Ketentuan dasar mengenai penulisan di #Kamisan Season 2 masih sama dengan sebelumnya. Tema ketiga ini adalah "ENDORFIN".

Sekarang, kami juga memiliki akun twitter, silakan follow @nuliskamisan. Kami juga memiliki blog khusus, silakan klik link ini.