02 March 2014

#1Minggu1Cerpen - The Story of Altharoy and Sophia

Sumber Gambar: Wallpaper


Jauh sebelum Pangeran Lemy lahir, Kerajaan Shrewalika memiliki seorang Putra Mahkota bernama Pangeran Altharoy, pangeran yang sangat tampan dan memiliki kekuatan rahasia. Tidak ada yang mengetahui apa kelemahan Pangeran Altharoy, bahkan Pangeran Altharoy pun tidak pernah menyadari apa yang menjadi kelemahannya.

Dengan kekuatan yang dimiliki oleh Pangeran Altharoy, Kerajaan Shrewalika selalu dalam keadaan aman dan tenteram. Tidak ada satupun musuh yang berani menyerang Kerajaan Shrewalika. Menyebut nama Pangeran Altharoy pun musuh akan gemetar, apalagi jika berhadapan dengan kekuatan Pangeran Altharoy yang setara dengan kekuatan 1000 orang dan kecepatan 1000 ekor kuda perang.


***



Suatu hari, Pangeran Altharoy melihat Lady Sophia, anak salah satu menteri di Kerajaan Shrewalika. Pangeran Altharoy dan Lady Sophia merupakan teman masa kecil. Namun, mereka tidak pernah lagi bermain bersama semenjak Pangeran Altharoy menjalani pendidikan sebagai calon pewaris takhta Kerajaan Shrewalika. 

Saat itu, pertama kalinya Pangeran Altharoy melihat Lady Sophia yang telah tumbuh menjadi dewasa, sangat cantik, dan anggun. Pangeran Altharoy jatuh cinta kepada Lady Sophia dan memutuskan bahwa Lady Sophia adalah wanita yang ia pilih menjadi isterinya. 

Rumor beredar dengan sangat cepat. Semua berbicara tentang Pangeran Alharoy dan Lady Sophia. Siapapun menyadari jika keluarga utama Kerajaan sudah menentukan pilihan, maka mereka yang dipilih harus menyerahkan diri sepenuhnya kepada kerajaan. Hal ini merasahkan hati Lady Sophia karena diam-diam ia telah mengisi hatinya dengan sosok Pangeran Aldaram, adik dari Pangeran Altharoy. Lady Sophia dan Pangeran Aldaram telah menjalin kasih tanpa diketahui pihak kerajaan lainnya.

Pangeran Aldaram sendiri bersiap melepas Lady Sophia jika memang Pangeran Altharoy menginginkannya. Pangeran Aldaram sangat mengagumi dan menyayangi kakaknya melebih rasa sayang terhadap dirinya sendiri. Ia yakin, kakaknya akan menjadi pasangan Lady Sophia yang jauh lebih baik dibanding dirinya. Ia juga yakin bahwa Lady Sophia akan menjadi Ibu bagi rakyat dan Kerajaan Shrewalika yang penuh kebijaksanaan. Pangeran Aldaram sangat mengenal keduanya dengan baik dan baginya kombinasi keduanya sangat diperlukan bagi kesejahteraan Kerajaan Shrewalika kelak.


***


Lady Sophia jatuh sakit begitu mendengar Pangeran Aldaram memutuskan hubungan dengannya. Hatinya sangat sakit dan kecewa dengan keputusan sepihak yang dilontarkan oleh Pangeran Aldaram. Sementara itu, Pangeran Altharoy yang mendengar Lady Sophia jatuh sakit bergegas mengunjungi Lady Sophia di kediamannya.

"Sophia, apa yang membuatmu jatuh sakit?" Pangeran Atharoy sangat mengkhawatirkan kondisi Lady Sophia. Ia sampai memerintahkan dokter kerajaan yang khusus melayani keluarga utama kerajaan untuk mengobati Lady Sophia.

"Sampaikan padaku apa yang membuatmu risau. Anggaplah aku sebagai temanmu, teman yang selalu bermain bersamamu ketika kita masih kecil. Jangan anggap aku sebagai Putra Mahkota kerajaan yang harus kau hormati." pinta Pangeran Altharoy.

Sophia tersenyum lemah, "Pangeran, apakah kau pernah merasakan cinta?"
"Tentu saja. Apa yang aku rasakan terhadapmu, bukankah ini cinta?"

"Apa ada orang lain yang kau cintai. selain diriku?"
"Apa maksudmu, Sophia?" Pangeran Altharoy terlihat sangat bingung.

"Apa kau tahu, Pangeran Aldaram sangat mencintai satu-satunya kakak yang ia miliki?" Mata Lady Sophia menatap tajam Pangeran Altharoy saat mengatakan ini.

"Tentu saja aku tahu. Aldaram adalah adik kesayanganku, Sophia."
"Apa kau mau berkorban demi adikmu?"
"Akan aku lakukan! Katakan padaku, apa yang bisa aku bantu."
"Lepaskan aku. Kumohon, jangan memilihku." pinta Lady Sophia.


***


Pangeran Altharoy tidur dengan gelisah selama berhari-hari. Pikirannya tidak lagi tenang semenjak mendengar permintaan Lady Sophia. Pangeran Altharoy masih belum tahu harus mengambil keputusan apa sejak Lady Sophia memberikan pengakuan mengejutkan kepadanya.

"Aku mencintai Pangeran Aldaram dan Pangeran Aldaram pun mencintaiku. Kami sudah lama menjalin hubungan tanpa diketahui pihak kerajaan demi menghormati dirimu yang belum menikah. Namun, sekarang Pangeran Aldaram melepasku karena ia lebih menyayangi dan mendahulukan kepentinganmu, kakak yang sangat ia kagumi. Apa kau bisa melepasku dan membiarkan kami berdua berbahagia? Ini permintaanku, jika kau masih menganggapku sebagai teman."

Pangeran Altharoy memutuskan untuk berlatih panahan untuk melepaskan kepenatan di hati dan pikirannya, "Aku belum tahu apa yang harus aku lakukan, Sophia."

Berulang kali anak panah meleset dari sasarannya. Laskar Zhoy, sahabat Pangeran Altharoy, memandangi dengan cemas.

"Pangeran, apa kau sedang ada masalah? Ini pertama kalinya kau membuat kesalahan dalam memanah."

Pangeran Altharoy hanya tersenyum menggeleng.

Tetapi, ini hanyalah pertanda awal mengenai kemunduran yang dialami oleh Pangeran Altharoy. Bahkan kekuatannya pun melemah secara drastis. 


***


"Ayahanda, jadi begitu kisah paman Altharoy." Pangeran Lemy yang masih berusia 7 tahun duduk takzim mendengarkan kisah Raja Aldaram.

Mata Raja Aldaram terlihat berkaca-kaca, "Pamanmu sosok yang mengagumkan dan sangat dicintai oleh rakyat." 

"Apa karena itu maka Ayahanda memberiku nama Lemy Altharoy?"
"Ya, memberimu nama Altharoy adalah caraku untuk mengenangnya."
"Aku menyukainya."

Ratu Sophia tersenyum melihat Pangeran Lemy dan Raja Aldaram, "Apa kalian mau meneruskan bercerita tanpa mengajakku?"


***


"Ingatlah, Nak. Cinta seharusnya menguatkan dan bukannya melemahkan. Jangan tiru kisah Ibumu, Ayahmu, dan pamanmu. Ibu dan Ayahmu masih beruntung karena kami diberi kesempatan untuk menyatukan cinta kami. Tapi, tidak dengan pamanmu yang justru menderita karena cintanya kepadaku dan kasihnya kepada Ayahmu. Hingga akhir hayatnya, semua kekuatan yang selama ini dimiliki pamanmu habis digerogoti rasa cinta yang terlalu mendalam. Ia meninggal dalam keadaan mengenaskan dan kehilangan seluruh kekuatannya. Cinta yang seharusnya memberikan kesempatan kita untuk bertumbuh dan berkembang justru menjadi kelemahan bagi pamanmu. Carilah cinta yang membuatmu kuat, Nak. Temukanlah cinta ini dan kejarlah..."

Pangeran Lemy selalu mengingat petuah Ratu Sophia kepadanya, termasuk ketika ada Aley yang saat ini berada di depannya. Aley yang terlihat terlalu cerita dan bebas dari protokoler istana yang selama ini dihadapi oleh Pangeran Lemy. Semenjak Aley mengetahui kisah Pangeran Lemy dan ia bersedia membantu Kerajaan Shrewalika, mereka berdua mencari cara untuk menemukan kunci-kunci yang tersebar di berbagai tempat demi menuju sejarah rahasia yang dapat digunakan untuk mengalahkan pasukan Saturnus. 

Kebersamaan bersama Aley membuat Pangeran Lemy merasa lebih hidup dan bersemangat. Pangeran Lemy merasa sangat bahagia saat bertualang bersama Aley.

"Ibunda, apakah yang sedang aku rasakan ini adalah cinta?"


***

Cheers!
Have a blessed-day!














#1Minggu1Cerpen merupakan project pribadi saya, yang dimulai pada bulan Februari 2014. Ini adalah cerita kelima di program ini.