23 September 2012

[THOUGHTS] Hai Takita



Hai Takita...

Kak Nia sangat berterimakasih ke Allah SWT karena Kak Nia sudah dikenalkan dengan kamu. Ssstt, kamu jangan bilang-bilang ke siapa-siapa yaa. Sebelum Kak Nia bertemu dengan kamu, Kak Nia sedang berada di masa-masa galau, gitu istilah abege sekarang, hehehe. 

Kenapa yaa kok Kak Nia bisa galau?
Soalnya, Kak Nia sudah cukup lama tidak bercerita ke adik-adik yang ada di mana-mana. Jadi, Kak Nia sangat merindukan masa-masa bisa bercerita ke kamu dan teman-teman kamu. Rasanya sedih sekali. Seperti ada bagian dari diri Kak Nia yang menghilang, selalu ada hampa, dan hidup seolah kurang bermakna.

Begitu Kak Nia bertemu dengan kamu, Kak Nia menjadi kembali merasa senang karena akhirnya bisa berbagi banyak ilmu dengan kamu, para Ayah-Bunda, dan semua kakak-kakak yang sangat peduli dengan kegiatan bercerita.

Kak Nia menemukan banyak sekali manfaat bercerita. Bagi Kak Nia, bercerita bukan hanya bermanfaat bagi kamu dan adik-adik lainnya, bukan hanya membantu kamu dan adik-adik lainnya, juga bukan hanya mencerdaskan kamu dan adik-adik lainnya. Kegiatan bercerita juga sangat bermanfaat bagi Kak Nia pribadi.

Kak Nia ingat ketika pertama kali harus melakukan kegiatan bercerita kepada adik-adik di tahun 2004. Sebelumnya Kak Nia tidak memiliki pengalaman bercerita, kecuali curhat colongan di diary atau kepada teman-teman, hehehe. Jadi, Kak Nia luar biasa takut dan tidak berani untuk memulai aktivitas bercerita kepada adik-adik. Kak Nia menjadi ragu dan tidak percaya diri. Untuk mengatasi rasa takut yang Kak Nia alami, Kak Nia akhirnya meminta beberapa adik untuk bercerita duluan kepada Kak Nia. Lihatlah, Takita dan adik-adik semuanya, kalian lebih berani dan hebat dibandingkan Kak Nia.

Sejak pengalaman pertama itu, Kak Nia bertekad untuk bisa lebih berani lagi memulai cerita atau dongeng kepada adik-adik. Kak Nia mulai banyak latihan kepada kalian, juga kepada kakak-kakak pencerita lainnya. Kak Nia ingin sekali bisa banyak bercerita kepada kalian, soalnya Kak Nia sangat suka bercerita dan membuat cerita. Jadi, rasanya sayang jika Kak Nia tidak menyebarluaskan semangat bercerita ini kepada orang lain.

Kamu ingat tidak saat kamu membuat tulisan supaya kakak-kakak melanjutkan tagline dari majalah Bobo? Wah, kamu hebat lho Takita. Berkat kamu, Kak Nia juga jadi mengingat bahwa kisah-kisah di majalah Bobo yang Kak Nia baca saat masih usia SD-SMP banyak yang menjadi cerita favorit Kak Nia hingga sekarang. Misalnya, kisah Nirmala dan Oki serta kisah Bona dan Rong-rong. Terkadang, Kak Nia mengadaptasi kedua kisah tadi menjadi cerita yang Kak Nia bagi kepada adik-adik. Sedihnya, sepertinya banyak adik-adik yang sudah mulai lupa dengan majalah Bobo bahkan banyak adik-adik yang lebih senang menonton televisi dibandingkan mendengarkan cerita atau dongeng, hiks.

Kak Nia tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa kegiatan bercerita sedemikian bermanfaat, luar biasa banyaknya manfaat yang bisa didapatkan oleh Ayah-Bunda-Kakak pencerita serta bagi kamu dan teman-teman kamu. Mungkin kamu pernah diceritakan bahwa bercerita bisa membuat kamu mengembangkan kreativitas dan daya imajinasi. Begitu juga manfaat yang dirasakan oleh Kak Nia.

Berkat bercerita, Kak Nia belajar mengenai semangat dan cinta. Semangat untuk berbagi cerita dengan kamu dan teman-teman kamu, serta cinta yang membantu Kak Nia untuk belajar dari kamu dan teman-teman kamu. Berkat cinta Kak Nia belajar untuk mendengarkan cerita kamu dan teman-teman kamu yang penuh dengan pembelajaran hidup. Berkat cinta pula Kak Nia mampu belajar untuk menceritakan sebuah kisah dengan lancar dan indah.

Pengalaman utama dalam bercerita tetap Kak Nia dapatkan dari Takita dan teman-teman. Kak Nia selalu terpacu berkat keriangan yang kalian pancarkan. Kak Nia senang dengan ketulusan kalian sehingga Kak Nia menjadi bertekad untuk memuaskan kalian melalui cerita yang Kak Nia sampaikan. Begitupula ketika giliran Kak Nia yang mendengarkan cerita kalian. Percaya atau tidak, Kak Nia selalu jatuh cinta pada cerita yang kalian sampaikan. Bahkan, terkadang Kak Nia merasa iri karena kalian bisa bercerita tanpa beban dan seolah sedang bermain saja. Tapi, memang seharusnya bercerita bersama Takita dan teman-teman harus sembari bermain yaa, supaya lebih menyenangkan, hehehe.

Aahh Takita, jatuh cinta pada kamu dan teman-teman kamu yang membuat passion Kak Nia untuk berbagi cerita bersama kalian dapat terbentuk dengan indahnya.

Oiya, kegiatan bercerita yang Kak Nia lakukan sejak tahun 2004 ini juga sangat membantu ketika Kak Nia melanjutkan belajar untuk menjadi Psikolog Anak lho Takita. Sampai sekarang Kak Nia juga masih belum selesai belajarnya siih, hehe. Saat Kak Nia berhadapan dengan klien, seringkali Kak Nia menggunakan metode bercerita ini untuk membantu Kak Nia menggali informasi dari mereka. Kan klien Kak Nia adalah anak-anak, ada yang seusia kamu, di bawah kamu, bahkan di atas kamu. Terkadang Kak Nia sulit untuk mendapatkan cerita dari teman-teman kamu yang cenderung pendiam atau menutup diri. Nah, Kak Nia pun menggunakan kegiatan bercerita atau mendongeng dengan mereka. Wah, biasanya seru lho. Apalagi, Kak Nia seringkali bertemu dengan klien yang jika sudah bercerita bisa banyaaaaaaakkk sekali cerita yang mereka beritahukan kepada Kak Nia, sampai-sampai Kak Nia kesulitan untuk menghentikan cerita mereka. Yaa, terkadang Kak Nia juga terlalu antusias untuk mendengarkan lebih banyak lagi cerita dari mereka karena WOW sekali cerita-ceritanya, jadi Kak Nia juga senang jika harus selalu mendengarkan cerita mereka semuanya, hehehe.

Waduh, kok ini jadinya Kak Nia terlalu asik menulis surat balasan untuk kamu. Malah jadinya Kak Nia yang curhat  ke kamu yaa, hihihi.

Pokoknya, Takita jangan takut. Kak Nia akan selalu mendukung kamu dan mimpi kamu karena mimpi kamu adalah mimpi Kak Nia juga. Yuuk kita berjuang bersama-sama, apalagi ada banyak sekali Ayah-Bunda dan kakak-kakak di luar sana yang juga sepakat dengan kita.

Cemumudh!!


---
Balasan untuk surat Takita >> Indonesia Bercerita
---

Cupsmuach! *Ketjups Takita*
Have a blessed day!