09 June 2012

[THOUGHTS] All About Storyteller Chapter 1

Tema: Diri Pencerita Adalah Kekuatan Utama

Kalau dikatakan bahwa "Diri Pencerita adalah Kekuatan Utama" ketika kita bercerita. Iya, saya setuju. Bahkan sangat setuju.

Setiap bercerita, saya selalu bersemangat. Buat saya, semangat adalah modal utama yang dibutuhkan oleh seorang pencerita.

Tidak perlu banyak media. Pencerita akan mampu membawakan ceritanya dengan baik selama ada CINTA, sehingga cerita bisa mengalir dengan indah.

Banyak latihan dan meminta feedback. Kadang pakai coba-coba ke adik/ponakan/tetangga dll sebelum berhadapan dengan audience sebenarnya.

Pencerita harus paham dengan karakter audience. Cara dan pemilihan kata juga harus tepat, supaya cerita tersampaikan maknanya dengan baik.

Bercerita itu seperti komunikasi 2 arah. Kalau klik, pesan akan tersampaikan. Pengalaman mengasah kemampuan.

Isi cerita tidak melulu harus yang WAH. Cerita sederhana bisa menjadi WAH dan menarik selama pencerita bisa membawakan cerita dengan menyenangkan.

Saya juga masih harus banyak belajar, learning by doing. Pengalaman utama tetap Saya dapatkan dari anak-anak itu sendiri.

Kadang harus trial-error juga. Beda audience beda pendekatan. Sering bersyukur karena terbantu ilmu Psikologi yang dipelajari selama ini.

Salah-salah dulu tidak apa. Justru dari situ kita belajar. Pengalaman akan mengasah kemampuan bercerita.

Anak-anak itu identik dengan bermain. Jadi bercerita sebaiknya dilakukan seperti bermain. Ada suasana riang yang terpancar.

Di awal mungkin passion bercerita belum terbntuk. Tapi saat kita jatuh cinta pada kegiatan bercerita, passion akan terbentuk dengan sendirinya.

===

Note
  • Dipublikasikan pertama kali di twitter saya pada tanggal 21 Mei 2012 dan dimediasi oleh Indonesia Bercerita melalui tagar #EduStory.
  • Disusun per chapter di akun Goodreads saya.

Cupsmuach! *ketjups Takita*
Have a blessed day!