06 June 2012

[FACTS] From Goodreads To Jakarta Book Fair

Bermula dari drama, oke, drama.

Tiba-tiba saya lupa semua identitas - ID, password, email - yang digunakan untuk masuk ke Goodreads. Ini niih akibat kebanyakan email dan pernah gonta-ganti ID. Atutedihtekalii, huhuhu *drama*

Sebelum benar-benar settle dengan ID "niafajriyani", saya memang sempat pakai beberapa ID lainnya. ID selain "niafajriyani" sangat jarang saya gunakan.

Kayanya siih, profil saya di Goodreads memang bukan menggunakan ID "niafajriyani" dan juga bukan menggunakan salah satu dari email-email utama saat saya join website ini dulu. Ditambah lagi, website ini memang sudah sangat lama tidak saya sentuh (ketauan deh kalo udah jarang baca buku atau cari buku atau diskusi buku, hehe).

Jadi, kesimpulannya yaa lebih baik saya membuat account baru. Voila!

Si account baru belum punya apa-apa. Baru dipasang foto narsis, baru join beberapa grup, dan baru menambah beberapa teman. Belum ada review, belum baca buku baru, dan lainnya.

Mau dapat informasi terkini, terupdate, tergaul tentang buku? Yaa tinggal klik Goodreads.
Pihak Goodreads harus memberikan gaji sebagai staf marketing ke saya, ahahaha.

Teman sebelah kamar saya di kos, sang AGS - Anak Gaol Skripsi - Septiara, baru-baru ini mendapatkan info tentang buku sakti untuk referensi skripsi dia dari Goodreads

Alkisah, sulit sekali mendapatkan edisi terbaru dari buku sakti ini. Sang AGS sampai keliling Kinokuniya, Gramedia, dan Spektra di seputaran Depok - Jakarta demi mencari si buku sakti tapi tetap tidak ketemu satupun. Sang AGS sempat memesan ke para Mbak-mbak di 3 toko buku tadi dan hampir pasrah menunggu kepastian ada/tidaknya buku tersebut selang 1-2 minggu kemudian. Sang AGS juga (hampir) mau meminjam akses credit card temannya demi memesan dari Amazon, tapi urung dilakukan karena  tetap butuh waktu 2 minggu baru si buku sakti bisa sampai ke tangan dia. Sampai akhirnya, jrengjengjengjeng!! info dari Goodreads pun datang menghampiri sang AGS. Langsung saja sang AGS mendatangi tempat yang dimaksud dan buku sakti pun sampai di pangkuan dia. Buat sang AGS, tidak masalah harus menebus buku sakti seharga Rp. 700.000,00. Trust me , dear. A book is a lifetime investment. Its value is priceless. Knowledges that gained from books will stay forever in our minds. And I'm pretty sure, you know it very well *ciyum ciyum sang AGS. 

Nah, setelah buku sakti ini didapatkan sang AGS, ia pun segera menemui dosen pembimbing skripsi. Apa reaksi si dosen? Priceless!! Sang AGS sering dipuji untuk kerja keras dan konsistensi dia terhadap pengerjaan skripsinya, walaupun jalan yang ditempuh sang AGS harus berliku dan berdarah-darah. Semakin dipuji karena sang AGS berhasil mendapatkan buku sakti edisi terbaru, yang bahkan belum didapatkan oleh si dosen pembimbing. 

Ini dia penampakan cover si buku sakti.

Itu adalah cerita sang AGS. Bagaimana dengan saya?
Ada buaanyaaakk cerita indah yang pernah saya rangkai bersama Goodreads.

Punya account di Goodreads itu banyak keuntungannya loh. Apalagi buat kita - saya dan kamu semua - yang memang sangat suka dengan buku, rela menabung demi buku, ikhlas tidak jajan hal lain yang disukai demi buku, dan tidak bisa hidup tanpa buku *mulai drama lagi, hahaha*. 

Saya senang membaca, saya juga senang menulis. Goodreads sering membantu saya untuk menemukan referensi buku-buku menarik dan juga menemukan ide-ide "lucu" untuk dikembangkan menjadi cerita melalui tulisan.

See? Thank you so much Goodreads!! Siapapun penemu, pencetus, dan pelaksana Goodreads, saya do'akan supaya masuk surga. Aamiin.

Setiap berbicara tentang buku, juga tidak pernah terlepas dari 2 ajang rutin pesta buku - pameran buku tahunan di Jekardah.

Tiada lain dan tiada bukan, Islamic Bookfair dan Jakarta Bookfair

Islamic Bookfair biasanya rutin diadakan di bulan Maret, sementara Jakarta Bookfair biasanya diadakan antara bulan Juni atau Juli. Sebagian besar yang dijual di Islamic Bookfair adalah buku-buku terkait agama dan event ini lebih kecil dibandingkan Jakarta Bookfair. Kalau Jakarta Bookfair, event lebih besar karena juga bersamaan dengan acara ulang tahun Jakarta dan buku-buku yang dijual lebih beragam karena lebih banyak penerbit yang terlibat.

Islamic Bookfair tahun ini sudah saya datangi dan saya menemukan buku-buku unyu penunjang passion saya terkait printilan-printilan anak, hehe. Saya memang senang mengumpulkan buku, mainan, boneka, apapun itu yang bisa menunjang interaksi saya bersama anak-anak dan para klien.  Kebiasaan ini mulai terbentuk saat saya mulai tertarik untuk mengembangkan passion di dunia anak ketika masih S1. Sejak saya serius mendalami dunia anak, isu-isu terkait anak, dan terlibat secara langsung melalui interaksi bersama anak maupun remaja, koleksi saya memang sangat bermanfaat.  Helpful! Keuntungan lainnya dari kegiatan mengumpulkan ini - kalau kata teman-teman saya yaa - nyicil dari sekarang biar nanti tidak perlu beli-beli lagi kalau saya menikah dan punya anak. Iyedaahh, hahaha. 

Btw, tinggal menghitung hari menuju 23 Juni - 1 Juli 2012.
Poster Jakarta BookFair 2012

Okeeh!! Ini artinya saya harus segera menyembunyikan dompet, menyegel ATM, mengencangkan ikat pinggang, pasang kacamata kuda supaya tidak melirik hal-hal lain dulu selain buku, dan kalau perlu puasa jajan. Tapi sukur-sukur kalau ada yang mau jajanin saya buku, hehehe. 

Ngarep luar biasaaah untuk menemukan siapapun itu yang mau membelikan semua buku yang saya inginkan *mulai hunting orang-orang potensial* *amit-amit jadi parasit, hahaha*

Etapiiii....
Mungkin, saya bisa merayu Tante Cantik - Tante bungsu si adik bungsunya Ibu - yang saya panggil Ibu Uncu. Sebenarnya hanya saya panggil Uncu. Tapi karena beliau ini ikut merawat saya saat masih kecil,  jadi pernah saya panggil Ibu Uncu saking dekatnya hubungan saya dengan beliau.

Menurut rencana, Uncu dan adik cantik akan hadir di Jekardah tanggal 20an Juni nanti. Ahheyy!!! Senang-senang hati ini senaaang!!! Artinya punya alasan khusus for saying bye for a while Depok!! karena saya mau main-main riang gembira kemana-mana bersama keluarga!!! Ahheeyy!!! *efek kelamaan berjamur di dalam peradaban Depok, ehehehe*

Siapa tahu si Tante Cantik mau diajak jajan buku untuk adik cantik yang naik ke kelas 3 SMA. Yaaa masih ngarep  sukur-sukur kalo saya ikut dijajanin juga, hahaha *keponakan parasit* *amit-amit super amit-amit* *nasib anak kos yang mau-tidak mau, suka-tidak suka, harus menjadi jobless dan melepas semua kerjaan demi menjadi fulltime student*


Wait for me, Istora Senayan Jakarta!! *dekap buku tabungan erat-erat biar isinya ga keluar banyak-banyak sebelum ke Bookfair*

Cupsmuach! *ketjups mesra penyelenggara Bookfair*
Have a blessed day!